<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Some Thing's To Share</title>
	<atom:link href="http://rudiy4.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rudiy4.wordpress.com</link>
	<description>Just Wanna Looking Around, And Shara Some Thing</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Nov 2008 02:05:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rudiy4.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Some Thing's To Share</title>
		<link>http://rudiy4.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rudiy4.wordpress.com/osd.xml" title="Some Thing&#039;s To Share" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rudiy4.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mengapa Thibbun Nabawi bisa tidak berpengaruh pada kita ???</title>
		<link>http://rudiy4.wordpress.com/2008/11/11/mengapa-thibbun-nabawi-bisa-tidak-berpengaruh-pada-kita/</link>
		<comments>http://rudiy4.wordpress.com/2008/11/11/mengapa-thibbun-nabawi-bisa-tidak-berpengaruh-pada-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 01:32:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rudiy4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Thibun Nabawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rudiy4.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ada di antara kita yang pernah mencoba melakukan pengobatan dengan thibbun nabawi dengan minum madu misalnya atau habbah sauda`. Atau dengan ruqyah membaca ayat-ayat Al-Qur`an dan doa-doa yang diajarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun tidak merasakan pengaruh apa-apa. Penyakitnya tak kunjung hilang. Ujung-ujungnya, kita meninggalkan thibbun nabawi karena kurang percaya akan khasiatnya, lalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=51&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin ada di antara kita yang pernah mencoba melakukan pengobatan dengan thibbun nabawi dengan minum madu misalnya atau habbah sauda`. Atau dengan ruqyah membaca ayat-ayat Al-Qur`an dan doa-doa yang diajarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun tidak merasakan pengaruh apa-apa. Penyakitnya tak kunjung hilang. Ujung-ujungnya, kita meninggalkan thibbun nabawi karena kurang percaya akan khasiatnya, lalu beralih ke obat-obatan kimiawi. Mengapa demikian? Mengapa kita tidak mendapatkan khasiat sebagaimana yang didapatkan Al-Imam Ibnu Qayyim rahimahullahu ketika meruqyah dirinya dengan Al-Fatihah? Atau seperti yang dilakukan oleh seorang shahabat ketika meruqyah kepala suku yang tersengat binatang berbisa di mana usai pengobatan si kepala suku (pemimpin kampung) sembuh seakan-akan tidak pernah merasakan sakit?</p>
<p><span id="more-51"></span></p>
<p><span class="fnu"> Di antara jawabannya, sebagaimana ucapan Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullahu yang telah lewat, bahwasanya manjurnya ruqyah (pengobatan dengan membaca doa-doa dan ayat-ayat Al-Qur`an) hanyalah diperoleh bila terpenuhi dua hal:<br />
Pertama: Dari sisi si penderita, harus lurus dan benar niat/ tujuannya.<br />
Kedua: Dari sisi yang mengobati, harus memiliki kekuatan dalam memberi bimbingan/arahan dan kekuatan hati dengan takwa dan tawakkal.<br />
Al-Imam Ibnu Qayyim rahimahullahu berkata: “Ada hal yang semestinya dipahami, yakni zikir, ayat, dan doa-doa yang dibacakan sebagai obat dan yang dibaca ketika meruqyah, memang merupakan obat yang bermanfaat. Namun dibutuhkan respon pada tempat, kuatnya semangat dan pengaruh orang yang meruqyah. Bila obat itu tidak memberi pengaruh, hal itu dikarenakan lemahnya pengaruh peruqyah, tidak adanya respon pada tempat terhadap orang yang diruqyah, atau adanya penghalang yang kuat yang mencegah khasiat obat tersebut, sebagaimana hal itu terdapat pada obat dan penyakit hissi.<br />
Tidak adanya pengaruh obat itu bisa jadi karena tidak adanya penerimaan thabi’ah terhadap obat tersebut. Terkadang pula karena adanya penghalang yang kuat yang mencegah bekerjanya obat tersebut. Karena bila thabi’ah mengambil obat dengan penerimaan yang sempurna, niscaya manfaat yang diperoleh tubuh dari obat itu sesuai dengan penerimaan tersebut.<br />
Demikian pula hati. Bila hati mengambil ruqyah dan doa-doa perlindungan dengan penerimaan yang sempurna, bersamaan dengan orang yang meruqyah memiliki semangat yang berpengaruh, niscaya ruqyah tersebut lebih berpengaruh dalam menghilangkan penyakit.” (Ad-Da`u wad Dawa`, hal. <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif" alt="8)" /><br />
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullahu menyatakan, terkadang sebagian orang yang menggunakan thibbun nabawi tidak mendapatkan kesembuhan. Yang demikian itu karena adanya penghalang pada diri orang yang menggunakan pengobatan tersebut. Penghalang itu berupa lemahnya keyakinan akan kesembuhan yang diperoleh dengan obat tersebut, dan lemahnya penerimaan terhadap obat tersebut.<br />
Contoh yang paling tampak/ jelas dalam hal ini adalah Al-Qur`an, yang merupakan obat penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada. Meskipun demikian, ternyata sebagian manusia tidak mendapatkan kesembuhan atas penyakit yang ada dalam dadanya. (Hal ini tentunya terjadi, -pent.) karena kurangnya keyakinan dan penerimaannya. Bahkan bagi orang munafik, tidak menambah kecuali kotoran di atas kotoran yang telah ada pada dirinya, dan menambah sakit di atas sakit yang ada.<br />
Dengan demikian thibbun nabawi tidak cocok/ pantas kecuali bagi tubuh-tubuh yang baik, sebagaimana kesembuhan dengan Al-Qur`an tidak cocok kecuali bagi hati-hati yang baik. (Fathul Bari, 10/210)<br />
Tentunya perlu diketahui bahwa kesembuhan itu merupakan perkara yang ditakdirkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dia Yang Maha Kuasa sebagai Dzat yang memberikan kesembuhan terkadang menunda pemberian kesembuhan tersebut, walaupun si hamba telah menempuh sebab-sebab kesembuhan. Dia menundanya hingga waktu yang ditetapkan hilangnya penyakit tersebut dengan hikmah-Nya.<br />
Yang jelas kesembuhan dapat diperoleh dengan obat-obatan jika dikonsumsi secara tepat, sebagaimana rasa lapar dapat hilang dengan makan dan rasa haus dapat hilang dengan minum. Jadi secara umum obat itu akan bermanfaat. Namun terkadang kemanfaatan itu luput diperoleh karena adanya penghalang. (Fathul Bari, 10/210)<br />
Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rudiy4.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rudiy4.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rudiy4.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rudiy4.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rudiy4.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rudiy4.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rudiy4.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rudiy4.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rudiy4.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rudiy4.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rudiy4.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rudiy4.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rudiy4.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rudiy4.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=51&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rudiy4.wordpress.com/2008/11/11/mengapa-thibbun-nabawi-bisa-tidak-berpengaruh-pada-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f109d063733b656d9c55c41f7204481?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rudiy4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif" medium="image">
			<media:title type="html">8)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FAKTA THIBUN NABAWI (MADU)</title>
		<link>http://rudiy4.wordpress.com/2008/11/07/fakta-thibun-nabawi-madu/</link>
		<comments>http://rudiy4.wordpress.com/2008/11/07/fakta-thibun-nabawi-madu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 01:25:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rudiy4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Thibun Nabawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rudiy4.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Taukah kalian bahwa penyakit itu ada dua macam, penyakit hati dan penyakit jasmani? Kedua penyakit ini mengandung hikmah ilahi dan kemukjizatan yang hanya bisa dicapai oleh kalangan medis di pertengahan abad ke-18. Sesungguhnya kepada Alloh dan para rosul, yaitu akidah yang tertanama dalam hati, merupakan solusi pengobatan yang terpentinG bagi hati, yakni bagi penyakit jiwa. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=45&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="entry-body"><strong></strong> Taukah kalian bahwa penyakit itu ada dua macam, penyakit hati dan penyakit jasmani? Kedua penyakit ini mengandung hikmah ilahi dan kemukjizatan yang hanya bisa dicapai oleh kalangan medis di pertengahan abad ke-18.</p>
<p class="entry-body"><span id="more-45"></span></p>
<p>Sesungguhnya kepada Alloh dan para rosul, yaitu akidah yang tertanama dalam hati, merupakan solusi pengobatan yang terpentinG bagi hati, yakni bagi penyakit jiwa.</p>
<p>Sedangkan untuk penyakit jasmani, kita bisa menengok pengobatan Nabi Sholalloohu ‘alaihi wassalam. Istilah <strong>Thibbun Nabawi </strong>dimunculkan oleh dokter muslim sekitar abad ke-13 M untuk menunjukan ilmu-imu kedokteran yang berada dalam bingkai keimanan pada Alloh sehingga terjAga dari kesyirikan, tahayul dan khurafat.</p>
<p><strong>MadU atau ‘asal</strong><br />
<em>“<span style="color:#ffff99;">Dari perut lebah itu keluar cairan dengan berbagai warna, di dalamnya terdapat kesembuhan bagi manusia</span>” </em>(An-Nahl:69).</p>
<p><strong>Beberapa hasil penelitian tentang madu:</strong></p>
<ol>
<li><span style="color:#ffcc66;">Bakteri tidak mampu melawan madu, dianjurkan memakai madu untuk mengobati luka bakar. Madu memiliki spesifikasi anti proses peradangan (inflammatory activaty anti).</span></li>
<li><span style="color:#ff9966;">Madu kaya akan kandungan antioksidan, Antioksidan fenolat dalam madu memiliki daya aktif tinggi serta bisa meningkatkan perlawanan tuuh terhadap tekanan oksidasi (oxidative stress).</span></li>
<li><span style="color:#ffcc66;">Madu dan kesehatan mulut, Bila digunakan untuk bersikat gigi bisa memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi mengobati sariawan dan gangguan mulut yang lain.</span></li>
<li><span style="color:#ff9966;">Madu dan kulit kepala, Dengan menggunakan cairan madu berkadar 90% (madu dicampur air hangat) dua hari sekali di bagian-bagian yan terinfeksi di kepala dan wajah diurut pelan-pelan selama 2-3 menit, madu dapat membunuh kutu, menghilangkan ketombe, memanjangkan rambut, memperindah danmelembutkannya serta menyembuhkan penyakit kulit kepala.</span></li>
<li><span style="color:#ffcc66;">Madu dan pengobatan kencing manis, Madu mampu menurunkan kadar gloukosa darah penderita diabetes karena adanya unsur antioksidan yang menjadikan asimilasi gula lebih mudah di dalam darah sehingga kadar gula tersebut tidak terlihat tinggi. Madu, nutrisi kaya vitamin B1, B5, dan C dimana para penderita diabetes sangat membutuhkan vitamin-vitamin ini. Sesendok kecil madu alami murni akan menambah cepat dan besar kandungan gula dalam darah, sehingga akan menstimulasi sel-sel pankreas untuk memproduksi insulin.</span></li>
<li><span style="color:#ff9966;">Madu mencegah terjadinya radan usus besar(colitis), maag dan tukak lambung di piring percobaan.</span></li>
<li><span style="color:#ffcc66;">Selain itu madu amat bergizi, melembutkan sistem alami tubuh, menghilangkan rasa obat yang tidak enak, membersihkan liver, memperlancar buang air kecil dan cocok untuk baruk beedahak. Buah-buahan yang direndam dalam madu bisa betahan sampai 6 bulan.</span></li>
<li><span style="color:#ff9900;">Madu terbaik adalah yang paling jernih, putih tidak tajam serta yang paling manis. </span></li>
<li><span style="color:#ffcc66;">Madu yang diambil dari daerah gunung dan pepohonan liar memiliki keutamaan tersendiri daripada yang diambil dari sarang biasa, dan itu tergantung pada tempat para lebah berburu makanannya.</span></li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rudiy4.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rudiy4.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rudiy4.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rudiy4.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rudiy4.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rudiy4.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rudiy4.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rudiy4.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rudiy4.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rudiy4.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rudiy4.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rudiy4.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rudiy4.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rudiy4.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=45&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rudiy4.wordpress.com/2008/11/07/fakta-thibun-nabawi-madu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f109d063733b656d9c55c41f7204481?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rudiy4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa saja gejala gejala kanker otak?</title>
		<link>http://rudiy4.wordpress.com/2008/11/07/apa-saja-gejala-gejala-kanker-otak/</link>
		<comments>http://rudiy4.wordpress.com/2008/11/07/apa-saja-gejala-gejala-kanker-otak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 01:23:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rudiy4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rudiy4.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Kanker Otak dan Pengobatannya Meski dilihat dari angka kejadiannya, jumlah? penderita kanker otak masih rendah, yakni hanya enam per 100.000 dari pasien tumor/kanker per tahun, namun tetap saja penyakit tersebut menjadi ?momok? bagi sebagian besar orang. Pasalnya, walaupun misalnya tumor yang menyerang adalah jenis tumor jinak, bila menyerang otak?tingkat bahaya yang ditimbulkan umumnya lebih besar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=46&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kanker Otak dan Pengobatannya<br />
Meski dilihat dari angka kejadiannya, jumlah? penderita kanker otak masih rendah, yakni hanya enam per 100.000 dari pasien tumor/kanker per tahun, namun tetap saja penyakit tersebut menjadi ?momok? bagi sebagian besar orang. Pasalnya, walaupun misalnya tumor yang menyerang adalah jenis tumor jinak, bila menyerang otak?tingkat bahaya yang ditimbulkan umumnya lebih besar daripada tumor yang menyerang bagian tubuh lain.</p>
<p><span id="more-46"></span></p>
<p>Seperti yang menimpa bintang sinetron dan iklan Ferry Irawan, akibat penyakitnya ia sempat lumpuh, bibir dan lidah tidak bisa digerakkan, sulit bicara, bahkan ia sampai kehilangan kekuatan. Sampai-sampai pemeran ?Hati yang Terpilih?, ?Srikandi?, ?Baret Merah? ini tangan kanannya tak berfungsi normal.</p>
<p>Tumbuhnya sel-sel tubuh yang tidak normal ini memang menakutkan.?Penyebab pasti dari kanker belum diketahui secara tepat tapi berbagai faktor telah diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker. Faktor risiko pencetus tumor otak ini bisa karena riwayat keluarga, radiasi, zat kimia, pola makan, obat-obatan tertentu, dan rokok.</p>
<p>Penyakit ini bisa muncul tanpa gejala yang bermakna, tapi sering pula ditandai dengan gejala-gejala seperti pusing kepala, muntah, gangguan penglihatan, kesadaran, pendengaran, berjalan dan saraf. Sayangnya, sejauh ini belum ada pengobatan yang pasti, namun seiring dengan kemajuan teknologi kedokteran dan farmasi berbagai upaya dilakukan semaksimal mungkin untuk ?mengusir? penyakit tersebut.</p>
<p>Terapi obat-obatan telah digunakan dalam pengobatan beberapa jenis kanker. Selain itu, kasus-kasus lain mungkin ditangani dengan operasi, radioterapi, maupun kemoterapi.? Tindakan operasi termasuk yang sering dilakukan, khususnya pada penderita tumor otak.</p>
<p>Riset terhadap pengobatan kanker pun terus berlangsung. Ikan hiu yang diketahui telah menjelajah lautan sekitar 400 juta tahun lalu diketahui morfologinya tidak pernah berubah. Konon, di tubuh ikan ini, sel kanker tidak?bisa tumbuh, karena seluruh tulangnya adalah tulang rawan. Benarkah demikian?</p>
<p>Dalam catatan buku tradisional Cina mengenai khasiat? makanan pengobatan, makan sirip ikan hiu dipercaya dapat mencegah?penuaan kulit, dan gelatin yang terkandung di dalam sirip ikan hiu dipercaya pula dapat meningkatkan vitalitas. Yang pasti, katanya sirip ikan hiu ini memang lezat.</p>
<p>Meski hasil penelitian itu dibantah oleh ahli nutrisi dari Universitas Taiwan, Prof. Chang Hung-min yang mengatakan, sebutir telur ayam pun lebih bergizi dibandingkan semangkuk sup sirip hiu, namun peneliti-peneliti lain mengungkapkan hasil yang positip.</p>
<p>Peneliti dari Indonesia yang juga Kepala Pusat Studi Satwa Primata Lembaga Penelitian Institut Pertanian Bogor, Drh. Dondin Sajuthi Ph.D mengakui?esktrak?tulang rawan ikan hiu dapat menghambat pertumbuhan pembuluh darah baru. Hal itu ia buktikan lewat penelitiannya.?</p>
<p>Dokter Henry Brem dan dr Allen K Sills dari Johns Hopkins University melaporkan salah satu senyawa yang berasal dari ikan hiu?Squalus, terbukti dapat menghambat pertumbuhan pembuluh darah baru yang menyalurkan makanan ke tumor otak. Dengan menggunakan sel pembuluh darah sistem saraf pusat sapi, kedua peneliti ini meneteskan squalamine. Setelah dua hari, pertumbuhan sel pembuluh darah turun hingga 83 persen.</p>
<p>Selain ikan hiu, tulang rawan sapi juag disebut-sebut mampu menghambat pertumbuhan pembuluh darah baru. Tentang hasilnya, Dr. Greg Harper dari Council for Scientific and Indutrial Research Organization telah membuktikannya.</p>
<p>Pengobatan ala barat pun semakin mendapatkan titik cerah dengan mulai ditemukannya obat-obatan yang diduga dapat membawa manfaat dalam pengobatan kanker otak. Berbagai penelitian memang masih harus dilakukan untuk menemukan obat yang mempunyai efektivitas tinggi. Tapi kita boleh berharap bahwa harapan akan semakin terbuka bagi pengobatan kanker otak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rudiy4.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rudiy4.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rudiy4.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rudiy4.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rudiy4.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rudiy4.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rudiy4.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rudiy4.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rudiy4.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rudiy4.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rudiy4.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rudiy4.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rudiy4.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rudiy4.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=46&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rudiy4.wordpress.com/2008/11/07/apa-saja-gejala-gejala-kanker-otak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f109d063733b656d9c55c41f7204481?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rudiy4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cancer</title>
		<link>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/28/cancer/</link>
		<comments>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/28/cancer/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 01:08:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rudiy4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rudiy4.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[“Even a fool can do everything if he is diligent enough to move the heart of the sky” dikutip dari Hwang Woo-suk Penelitian dibidang stem cells memberikan harapan yang sangat besar dibidang ilmu kedokteran. Stem cells diharapkan memberikan jawaban untuk mengatasi penyakit yang sulit diobati ( diabetes, Parkinson’ , Huntington’s), transplantasi, bahkan kanker. Stem cells [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=41&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Even a fool can do everything if he is diligent enough to move the heart of the sky”<br />
dikutip dari Hwang Woo-suk<br />
Penelitian dibidang stem cells memberikan harapan yang sangat besar dibidang ilmu<br />
kedokteran. Stem cells diharapkan memberikan jawaban untuk mengatasi penyakit<br />
yang sulit diobati ( diabetes, Parkinson’ , Huntington’s), transplantasi, bahkan kanker.<br />
Stem cells merupakan salah satu barisan terdepan inovasi ilmu kedokteran modern.</p>
<p><span id="more-41"></span><br />
Pendahuluan<br />
Ilmuwan dan klinisi telah sejak lama melakukan penelitian dengan menggunakan<br />
teknologi stem cells, sampai terobosan terbesar dalam bidang ini oleh peneliti asal<br />
Scotlandia, Ian Wilmut, yang berhasil mengkloning hewan untuk pertama kalinya di<br />
dunia1 dan Jamie Thomson, asal Amerika, yang menarik perhatian dunia atas<br />
keberhasilannya mengisolasi pluripotent human embryonic stem cells.2<br />
Wilmut dan timnya berhasil mengkloning seekor domba, yang diberi nama “Dollly”,<br />
yang membuktikan bahwa sel inti yang mature, adult cell nucleus, dapat dipakai untuk<br />
menghasilkan suatu hewan utuh. Sementara itu, Thomson dan timnya menunjukkan<br />
suatu sumber yang potensial untuk mengobati berbagai macam penyakit yang sulit<br />
diobati, menggunakan pendekatan cell-based therapies.<br />
Baru-baru ini, peneliti-peneliti asal Korea Selatan yang dipimpin oleh Hwang Woo-suk,<br />
mencengangkan dunia dengan keberhasilannya mengisolasi dan membuat 11 human<br />
stem cells cell-lines yang berasal dari 11 pasien dengan penyakit yang fatal dan<br />
penyakit degeneratif, menggunakan teknik cloning somatic cell nuclear transfer.3<br />
Stem cells adalah suatu jenis sel yang spesial, dengan kemampuannya yang sangat<br />
unik untuk memperbanyak dan memperbaharui dirinya sendiri. Keunikan lainnya<br />
adalah kemampuannya untuk dapat berubah menjadi berbagai macam jenis sel yang<br />
berbeda-beda, sesuai lingkungannya. Singkat cerita, bila stem cells kita tanam di<br />
jaringan otak, jadi sel otak-lah dia, bila ditanam dijantung, jadi sel jantung-lah dia, dan<br />
bila ditanam dijaringan tulang maka jadi-lah dia sel tulang. Is it amazing or what?</p>
<p>Ilmuwan biasanya mendapatkan atau membuat stem cells dari embryo, fetus ataupun<br />
dari jaringan sel dewasa. Ada beberapa jenis stem cells, dan setiap jenisnya diberi<br />
nama berdasarkan asal muasal pembuatannya. Beberapa jenis stem cells,</p>
<p>1. Embryonic stem cells: berasal dari kumpulan sel, bernama inner cell mass, yang<br />
merupakan bagian dari embryo fase awal (4-5 hari), yang kita kenal blastocyte.2<br />
2. Embryonic germ cells: berasal dari jaringan fetus. Mereka diisolasi dari primordial<br />
stem cells yang ambil dari jaringan gonad saat fetus berusia 5-10 minggu.4<br />
3. Adult stem cells: berasal dari sel yang belum berdiferensiasi di sel orang dewasa,<br />
tetapi memiliki sifat-sifat menyerupai stem cells. Termasuk diantaranya tali pusat<br />
stem cells dan embryonic carcinoma stem cells.5</p>
<p>Embryonic Carcinoma Stem Cells<br />
Terlepas banyaknya kontroversi, baik dari kalangan pemimpin-pemimpin agama,<br />
politikus, dan ilmuwan menyangkut teknologi stem cells, saya pribadi sangat tertarik<br />
untuk mendalami keilmuan ini, terutama mengenai embryonic carcinoma stem cells.<br />
Berawal dari dugaan dan teori mengenai kemiripan dari sifat-sifat tumor ganas dan<br />
stem cells, seperti kemampuan memperbanyak dan menyesuaikan diri dilingkungan</p>
<p>baru, membuat banyak ilmuwan berusaha untuk membuktikannya secara ilmiah.<br />
Semua upaya dalam memahami carcinoma stem cells tidak lain adalah untuk mencari<br />
terapi andalan menggunakan prinsip-prinsip dasar stem cells, disamping untuk lebih<br />
memahami tentang bagaimana sel kanker berbiak dan berubah menjadi ganas.<br />
Muhammad Al-Hajj et al. dari Universitas Michigan, USA., membuktikan bahwa<br />
terdapat suatu populasi kecil didalam tumor payudara yang berperan sebagai benih<br />
pembentukan sel-sel tumor baru.6 Jumlah carcinoma stem cells ini tergolong sedikit<br />
sekali dibanding sel kanker yang mature, akan tetapi jenis sel tadi memiliki kesamaan<br />
dengan stem cells pada umumnya (Gambar 2). Penemuan ini untuk pertama kalinya<br />
stem-cells-like p operties diisolasi dari solid tumor. Sebelumnya peneliti-peneliti dari<br />
Universitas Standford, USA., menemukan hal serupa dari kanker darah, leukemia.</p>
<p>Muncul berbagai macam teori tentang keberadaan carcinoma stem cells ini,<br />
diantaranya dugaan terjadi mutasi di stem cells normal yang berakibat disregulasi<br />
menjadi sel kanker yang immortal. Teori lainnya menduga, sel kanker sendiri<br />
mengalami mutasi yang hebat dan mengaktifasi survival-pathway yang dimilikinya,<br />
sehingga sel hasil mutasi tadi berubah menjadi sel kanker yang immortal, dimana<br />
fenomena ini dikenal dengan sebutan “ regulation of the self-renewal”.<br />
Implikasi dari pengetahuan tentang carcinoma stem cells adalah, para peneliti<br />
berspekulasi bahwa stem cells merupakan cikal bakal sel yang menjadi tulang<br />
punggung pembentukan suatu individu, dan stem cells akan ada selama individu<br />
tersebut hidup. Pentingnya peranan stem cells dilengkapi dengan sistem pertahanan<br />
untuk menghindari dirinya dari situasi-situasi yang membahayakan-nya. Dalam<br />
konteks tadi, embryonic carcinoma stem cells, dari manapun pembentukannya,</p>
<p>memiliki mekanisme yang sama dengan stem cells yang normal, diantaranya<br />
mekanisme pertahanan diri yang sangat hebat. Sel kanker yang mature sebetulnya<br />
sangat mudah untuk di“bunuh” oleh obat anti kanker, dibandingkan dengan embryonic<br />
carcinoma stem cells, dimana sistem pertahanan carcinoma stem cells-lah yang<br />
menyebabkan mereka bisa menghindar dari bahaya obat anti kanker tersebut.<br />
Embryonic Carcinoma stem cells jauh lebih resisten dari sel kanker biasa. Banyak<br />
bukti menunjukan bahwa cancer stem ells memiliki gen anti- apoptosis dan gen<br />
multi-drugs-resistant. Bila sekumpulan besar sel kanker terdapat populasi kecil<br />
carcinoma stem cells didalamnya, saat dipaparkan obat anti kanker, maka sel kanker<br />
mature nya saja yang akan mati, sementara populasi kecil stem cells didalamnya akan<br />
tetap hidup, setidaknya mereka akan tidur (dormant) sampai saat yang tepat untuk<br />
mereka aktif kembali. Pengamatan ini sesuai dengan kenyataan dilapangan, dimana<br />
pasien-pasien kanker ganas saat diberikan hemo-radiotherapy, tumor primernya<br />
mengalami penyusutan massa tumor, akan tetapi kelak kemudian hari tetap akan<br />
terdeteksi tumor-tumor baru ditempat lain. Dengan kata lain, chemo-radiotherapy<br />
seringkali gagal dalam mencegah penyebaran tumor ke organ lain.</p>
<p>Atas pemikiran diatas, paradigma beberapa sentral penelitian sedikit bergeser dari apa<br />
yang telah kita percaya bertahun-tahun mengenai sel kanker. Mentarget sel kanker<br />
untuk di”bunuh” dengan chemo-radiotherapy adalah sia-sia. Peningkatan efektifitas<br />
terapi pasien kanker sekarang berupaya mentarget carcinoma stem cells didalamnya.<br />
Hal ini diumpakan: bila kita mau memadamkan aliran listrik disuatu kota, kita tidak<br />
perlu mendatangi setiap rumah untuk memadamkan aliran listriknya, kita hanya<br />
perlu mendatangi gardu listrik kota tadi dan matikan saklarnya, sangat efektif bukan?</p>
<p>Penutup<br />
Masih banyak hal yang belum kita ketahui tentang cancer, stem cells dan cancer stem<br />
cells, hubungan diantara semua itu sangat kompleks tapi juga sangat perlu untuk kita<br />
ketahui, dan kita dipelajari. Pengetahuan kita menyangkut cancer, stem cells dan<br />
cancer stem cells, akan menjadi bekal kita dalam merancang pendekatan baru yang<br />
inovatif dalam rangka melawan penyakit-penyakit keganasan.</p>
<p>Daftar pustaka:<br />
1. Wilmut I., et al. (1997) Nature 385, 810-813.<br />
2. Thomson J. A., et al. (1998) Science 282, 1145-1147.<br />
3. Hwang W. S., et al. (2005) Science 308, 1777-1783.<br />
4. Shamblott M. J., et al. (1998) Proc. Natl. Acad. Sci. USA 95, 13726-13731.<br />
5. Andrews P. W., et al. (1998) AMPIS 106, 158-167.<br />
6. Al-Hajj M., et al. (2003) Proc. Natl. Acad. Sci. USA 100, 3983–3988.<br />
7. Reya T., et al. (2001) Nature 414, 105-111.<br />
Catatan:<br />
Saat ini peneliti-peneliti asal Korea Selatan, yang dipimpin oleh Professor Hwang<br />
Woo-suk, merupakan leader dalam Stem Cell The apeutic Cloning. Bahkan<br />
negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Uni-Eropa bertekuk lutut atas<br />
keberhasilan-keberhasilan yang dicapai team Korea Selatan ini. Ada satu lagi hal yang<br />
menarik dari team-inti Prof. Hwang ini, diantara mereka ternyata terdapat seorang<br />
warga negara Indonesia, yaitu bapak Yuda Heru Fibrianto, beliau adalah dosen<br />
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Salah satu lompatan besar team tadi adalah<br />
menciptakan kloning anjing dari satu sel kulit anjing yang sudah mati, dan terbukti<br />
memiliki kode-kode genetik yang identik dengan anjing yang mati tadi, parental-nya.<br />
Dengan menggunakan teknik nuclear transfer somatic cell, mereka tidak memerlukan<br />
sperma untuk pembuahannya, hanya perlu listrik sebagai pencetus pembelahan sel<br />
dan lahir-lah SNUPPY, Seoul National University Puppy (Nature 2005; 436: 641).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rudiy4.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rudiy4.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rudiy4.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rudiy4.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rudiy4.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rudiy4.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rudiy4.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rudiy4.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rudiy4.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rudiy4.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rudiy4.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rudiy4.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rudiy4.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rudiy4.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=41&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/28/cancer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f109d063733b656d9c55c41f7204481?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rudiy4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sikap Rasulullah Terhadap Makanan dan Cara Makan Beliau</title>
		<link>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/sikap-rasulullah-terhadap-makanan-dan-cara-makan-beliau/</link>
		<comments>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/sikap-rasulullah-terhadap-makanan-dan-cara-makan-beliau/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 23:58:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rudiy4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Thibun Nabawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rudiy4.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kitab yang ditulis Ibnu Qayyim Al-Jauziah dihimpun tulisan beberapa etika dan petunjuk bagaimana Rasul makan dan minum. Rasulullah tidak pernah menolak makanan yang ada dan tidak pernah pula membebani dengan mencari makanan yang tidak ada. Apapun makanan yang baik yang ada di dekat beliau tentu beliau memakannya, terkecuali beliau tidak menyukainya beliau tidak pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=29&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam kitab yang ditulis Ibnu Qayyim Al-Jauziah dihimpun tulisan beberapa etika dan petunjuk bagaimana Rasul makan dan minum.</p>
<p>Rasulullah tidak pernah menolak makanan yang ada dan tidak pernah pula membebani dengan mencari makanan yang tidak ada. Apapun makanan yang baik yang ada di dekat beliau tentu beliau memakannya, terkecuali beliau tidak menyukainya beliau tidak pernah mencelanya sama sekali. Sebagai contoh ketika sahabat memakan daging kadal padang pasir, karena Rasulullah tidak terbiasa memakannya beliau hanya memandang saja para sahabat yang sedang makan. Saat itu sahabat langsung berhenti makan melihat Rasul yang tidak makan, mereka bertanya apakah kadal padang pasir ini termasuk haram? Rasulullah menjawab, tidak hanya saja beliau tidak biasa makan kadal padang pasir, namun beliau tidak mencela makanan itu sama sekali.</p>
<p><span id="more-29"></span></p>
<p>Rasulullah sangat suka madu, manisan, labu yang dimasak, susu, kurma masak dan kurma biasa. Beliau juga pernah memakan daging onta, daging domba, daging ayam, burung puyuh, daging keledai liar, daging kelinci, makanan laut, makanan panggang. Rasulullah pernah minum susu murni, susu campuran, adonan tepung, madu dicampur air, dan minum sari kurma. Beliau pernah makan khaziirah yaitu sup yang terdiri dari campuran susu dengan tepung, pernah makan ketimun Mesir yang dicampur kurma masak. Pernah mengkonsumsi susu fermentasi, makan kurma dengan roti, makan roti dengan cuka, makan tsaarid yaitu roti yang dicampur sup daging, makan roti dicampur dengan lemak cair atau wadak. Beliau pernah makan hati yang dipanggang, daging yang diasinkan. Pernah juga makan makanan yang direbus, roti daging yang dicampur dengan lemak, makan keju, makan roti yang dicampur dengan zaitun dan makan semangka dicampur kurma masak.</p>
<p>Sebaliknya apabila beliau tidak menemukan makanan beliau tidak memaksakan diri untuk mencarinya. Beliau bersabar hingga pernah mengikat perutnya dengan batu karena laparnya. Pernah berbulan-bulan di dapur rumah beliau tidak terlihat nyala api, subhanallah.</p>
<p>Beliau ketika makan diletakkan di atas nampan sambil duduk di tanah/lantai dengan tidak bersandar. Ketika awal makan mengucapkan basmallah dan diakhirkan dengan alhamdulillah. Beliau makan dengan tiga jarinya (ibu jari, telunjuk &amp; jari tengah). Makan dengan demikian adalah yang terbaik dalam makan, karena orang yang sombong makan satu jari, orang rakus makan dengan lima jari dan tidak berhenti. Rasulullah menjilati tiga jarinya usai makan.</p>
<p>Beliau pernah memperingatkan dengan keras ketika sahabat minum dengan posisi berdiri. pada saat minum, beliau mengambilkan untuk orang yang ada di sisi kanannya, meskipun orang yang di sisi kirinya lebih tua dari beliau.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rudiy4.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rudiy4.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rudiy4.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rudiy4.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rudiy4.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rudiy4.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rudiy4.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rudiy4.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rudiy4.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rudiy4.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rudiy4.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rudiy4.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rudiy4.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rudiy4.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=29&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/sikap-rasulullah-terhadap-makanan-dan-cara-makan-beliau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f109d063733b656d9c55c41f7204481?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rudiy4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsep Sehat dan Sakit Menurut Islam</title>
		<link>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/konsep-sehat-dan-sakit-menurut-islam/</link>
		<comments>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/konsep-sehat-dan-sakit-menurut-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 23:55:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rudiy4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Thibun Nabawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rudiy4.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Sakit dan penyakit merupakan suatu peristiwa yang selalu menyertai hidup manusia sejak jaman Nabi Adam. Kita memahami apapun yang menimpa manusia adalah takdir, sakit pun merupakan takdir. Lantas kalau sakit merupakan takdir, kalau kita sakit kenapa harus mencari sehat /kesembuhan? Lantas bua apa dan apa manfaat berobat? Dari sinilah landasan kita berpijak dalam memahami sehat, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=27&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sakit dan penyakit merupakan suatu peristiwa yang selalu menyertai hidup manusia sejak jaman Nabi Adam. Kita memahami apapun yang menimpa manusia adalah takdir, sakit pun merupakan takdir. Lantas kalau sakit merupakan takdir, kalau kita sakit kenapa harus mencari sehat /kesembuhan? Lantas bua apa dan apa manfaat berobat? Dari sinilah landasan kita berpijak dalam memahami sehat, sakit, obat dan upaya pengobatan.</p>
<p>SEHAT – SAKIT PANDANGAN ALQURAN<br />
Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan yang Maha Penyayang di antara semua Penyayang”. Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.<br />
(Al Quran Surah Al Anbiyaa’ [21]:83-84)</p>
<p><span id="more-27"></span></p>
<p>Ayat diatas mengisahkan Nabi Ayub yang ditimpa penyakit, kehilangan harta dan anak-anaknya. Dari seluruh tubuhnya hanya hati dan lidahnya yang tidak tertimpa penyakit, karena dua organ inilah yang dibiarkan Allah tetap baik dan digunakan oleh Nabi Ayub untuk berzikir dan memohon keridhoan Allah, dan Allah pun mengabulkan doanya, hingga akhirnya Nabi Ayub sembuh dan dikembalikan harta dan keluarganya.</p>
<p>Dari sini dapat diambil pelajaran agar manusia tidak berprasangka buruk kepada Allah, tidak berputus asa akan rahmat Allah serta bersabar dalam menerima takdir Allah. Karena kita sebagai manusia perlu meyakini bahwa apabila Allah mentakdirkan sakit maka kita akan sakit, begitu pula apabila Allah mentakdirkan kesembuhan, tiada daya upaya kecuali dengan izin-Nya kita sembuh.</p>
<p>(Yaitu Tuhan) yang telah menciptakan Aku, Maka Dialah yang menunjuki Aku. Dan Tuhanku, yang Dia memberi Makan dan minum kepadaKu. Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan Aku. Dan yang akan mematikan Aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali). Dan yang Amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat”. (Al Quran surah Asy Syu’araa’ [26]: 78 – 82)</p>
<p>KONSEP SAKIT<br />
Di hadapan Allah, orang saki bukanlah orang yang hina. Mereka justru memiliki kedudukan yang sangat mulia.</p>
<p>“Tidak ada yang yang menimpa seorang muslim kepenatan, sakit yang berkesinambungan (kronis), kebimbangan, kesedihan, penderitaan, kesusahan, sampai pun duri yang ia tertusuk karenanya, kecuali dengan itu Allah menghapus dosanya.:<br />
(Hadist diriwayatkan oleh Al-Bukhari)</p>
<p>Bahkan Allah menjanjikan apabila orang yang sakit apabila ia bersabar dan berikhtirar dalam sakitnya, selain Allah menghapus dosa-dosanya.</p>
<p>“Tidaklah seorang muslim tertimpa derita dari penyakit atau perkara lain kecuali Allah hapuskan dengannya (dari sakit tersebut) kejelekan-kejelekannya (dosa-dosanya) sebagaimana pohon menggugurkan daunnya.”<br />
(Diriwayatkan oleh Imam Muslim)</p>
<p>“Jika kamu menjenguk orang sakit, mintalah kepadanya agar berdoa kepada Allah untukmu, karena doa orang yang sakit seperti doa para malaikat.”<br />
(HR. Asy-Suyuti)</p>
<p>KONSEP SEHAT<br />
Nabi Muhammad SAW lewat sunnahnya memberi perhatian yang serius terhadap kesehatan manusia. Sunnah Nabi menganggap keselamatan dan kesehatan sebagai nikmat Allah yang terbesar yang harus diterima dengan rasa syukur.</p>
<p>Firman Allah dalam Al Quran Surah Ibrahim [14]:7<br />
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.</p>
<p>Bentuk syukur terhadap nikmat Allah melalui kesehatan ini adalah senantiasa menjaga kesehatan sesuai dengan sunnatullah.</p>
<p>Rasulullah bersabda. “Dua nikmat yang sering tidak diperhatikan oleh kebanyaka manusia yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rudiy4.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rudiy4.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rudiy4.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rudiy4.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rudiy4.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rudiy4.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rudiy4.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rudiy4.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rudiy4.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rudiy4.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rudiy4.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rudiy4.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rudiy4.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rudiy4.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=27&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/konsep-sehat-dan-sakit-menurut-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f109d063733b656d9c55c41f7204481?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rudiy4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kedokteran dalam Islam (Sejarah &amp; Perkembangannya);  Sebuah Pengantar Thibbun Nabawi</title>
		<link>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/kedokteran-dalam-islam-sejarah-perkembangannya-sebuah-pengantar-thibbun-nabawi/</link>
		<comments>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/kedokteran-dalam-islam-sejarah-perkembangannya-sebuah-pengantar-thibbun-nabawi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 23:52:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rudiy4</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Thibun Nabawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rudiy4.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan Ikhtiar manusia dalam mengatasi penyakit yang dideritanya telah berkembang sejak ribuan tahun lalu. Berawal dari insting yang diberikan Allah, manusia mampu mengatasi penyakitnya. Selanjutnya pengetahuan mengenai penyakit dan ilmu pengobatan terus berkembang seiring perkembangan peradaban manusia. Dalam perjalanannya, ilmu pengetahuan seolah-olah terbagi dua kutub yang berbeda, antara pengobatan timur dan pengobatan barat. Kini seakan-akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=21&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pendahuluan</p>
<p>Ikhtiar manusia dalam mengatasi penyakit yang dideritanya telah berkembang sejak ribuan tahun lalu. Berawal dari insting yang diberikan Allah, manusia mampu mengatasi penyakitnya. Selanjutnya pengetahuan mengenai penyakit dan ilmu pengobatan terus berkembang seiring perkembangan peradaban manusia.</p>
<p>Dalam perjalanannya, ilmu pengetahuan seolah-olah terbagi dua kutub yang berbeda, antara pengobatan timur dan pengobatan barat. Kini seakan-akan barat mengklaim perkembangan ilmu kedokteran saat ini murni dari peradaban barat.</p>
<p><span id="more-21"></span></p>
<p>Padahal, ketika era kegelapan mencengkram Barat pada abad pertengahan, perkembangan ilmu kedokteran diambil alih dunia Islam yang tengah berkembang pesat di Timur Tengah. Pada abad ke-9 M hingga ke-13 M, dunia kedokteran Islam berkembang begitu pesat. Sejumlah Rumah Sakit besar berdiri. Pada masa kejayaan Islam, Rumah Sakit tak hanya berfungsi sebagai tempat perawatan dan pengobatan para pasien, namun juga menjadi tempat menimba ilmu para dokter baru.</p>
<p>Sekolah kedokteran pertama yang dibangun umat Islam adalah sekolah Jindi Shapur di Baghdad. Khalifah Al-Mansur dari Dinasti Abbasiyah yang mendirikan kota Baghdad mengangkat Judis Ibn Bahtishu sebagai dekan sekolah kedokteran itu. Pendidikan kedokteran yang diajarkan di Jindi Shapur sangat serius dan sistematik. Era kejayaan Islam telah melahirkan sejumlah tokoh kedokteran terkemuka, seperti Al-Razi, Al-Zahrawi, Ibnu-Sina, Ibnu-Rushd, Ibn-Al-Nafis, dan Ibn- Maimon.</p>
<p>Rumah Sakit terkemuka pertama yang dibangun umat Islam berada di Damaskus pada masa pemerintahan Khalifah Al-Walid dari Dinasti Umayyah pada 706 M. Namun, rumah sakit terpenting yang berada di pusat kekuasaan Dinasti Umayyah itu bernama Al-Nuri. Rumah sakit itu berdiri pada 1156 M, setelah era kepemimpinan Khalifah Nur Al-Din Zinki pada 1156 M.</p>
<p>Tak heran, bila penelitian dan pengembangan yang begitu gencar telah menghasilkan ilmu medis baru. Era kejayaan peradaban Islam ini telah melahirkan sejumlah dokter terkemuka dan berpengaruh di dunia kedokteran, hingga sekarang. `’Islam banyak memberi kontribusi pada pengembangan ilmu kedokteran.”</p>
<p>A. Perkembangan Kedokteran Pada Masa Sebelum Masehi</p>
<p>Ilmu kedokteran pada masa purba berkembang seiring dengan perkembangan kecerdasan dan kreativitas manusia. Sejarah mencatat pada masa purba telah dikenal pijat-memijat, ramu-ramuan obat dan juga alat-alat perdukunan. Hal ini didasarkan pada insting (gharizah) yang dianugerahkan Allah Swt, bermula dari pengalaman seseorang salah saru bagian tubuhnya mengalami sakit, secara refleks ia memijat bagian yang sakit tersebut. Apa bila tidak mengalami kemajuan mereka mulai melihat binatang-binatang yang makan buah atau tanaman tertentu bila sakit, kemudian dicoba sendiri dan bila sembuh diberikan ramuan tersebut pada orang lain, bahkan sejarah mencatat pada masa purba pula sudah dikenal pembedahan. Kemudian pengetahuan tersebut diturunkan secara generasi ke generasi, namun biasanya kemampuan pengobatan tersebut masih diliputi oleh unsur syirik, penyembahan pada nenek moyang dan sebagainya.</p>
<p>B. Perkembangan Kedokteran Pada Masa Sebelum Nabi</p>
<p>Masa Sumeria dan Arkadia</p>
<p>Sumeria termasuk wilayah Irak sekarang, yaitu di dekat sungai Furat (Eufrat) &amp; sungai Dajlah (Tigris). Menurut data sejarah, tabib-tabib bangsa Sumeria telah mengenal pengobatan sejak 4000 tahun sebelum masehi. Pada masa tersebut terdapat dua cara pengobatan; Pertama, menggunakan pengobatan dukun (menggunakan ramuan, pijatan, lalu dijampi dengan meminta bantuan jin). Kedua, dengan pengobatan yang ilmiah dimasa itu (ramuan herba, madu, al-kayy bakar, lasah (fisioterapi), bahkan para tabib telah menuliskan ilmu-ilmunya dalam buku-buku yang dibuat dari tanah liat.</p>
<p>Sedangkan Arkadia berada di Utara Irak bagian tengah tepatnya di pertemuan antara sungai Furat (Eufrat) &amp; sungai Dajlah (Tigris), kedokteran sempat mencapai masa gemilang dimasa Raja Sargon, yang bahkan dari sejarah dikisahkan putri Raja Sargon, Anhiduana selain menjadi pendeta juga sebagai pengkaji berbagai jenis pengobatan.</p>
<p>Babilonia</p>
<p>Bangsa Babiluuniyah (Babilon) masih serumpun dengan bangsa Arkadia dengan Raja Hamurabi sebagai raja sangat terkenal. Dimasa Raja Hamurabi kemajuan segala ilmu didapat. Bidang kedokteran yang berkembang saat itu antara lain al-kayy bakar, lasah (fisioterapi), ilmu peramu obat (farmakologi) dan bahkan konon telah ada obat-obatan jaman Babilonia dalam bentuk pil. Dibidang kedokteran didapati yang terkenal dimasa itu adalah dibedakannya antara tabib dengan kahin (dukun). Tabib berperan sebagaiahli pengobatan yang jauh dari tahayul, sedangkan kahin/dukun masih menghubungkan segala sesuatu dengan hal yang di luar jangkauan akal.</p>
<p>Mesir</p>
<p>Mesir di masa Fir’aun telah memiliki peradaban yang tinggi mengungguli peradaban bangsa lain, termasuk di dalamnya ilmu kedokteran. Pada masa Fir’aun Ramses II (sekitar + 1200 tahun sebelum masehi) di kota Thebe dan Memphis telah didirikan pusat pengkajian ilmu kedokteran.</p>
<p>Di Mesir pun dikenal dua macam pengobatan; Pertama dengan khahin (dukun) yang meminta bantuan pada jin berupa sihir-sihir. Di masa itu dikenal pula pembedahan namun dilakukan hanya dengan menggunakan telunjuk dan dikatupkan kembali dengan ibu jari, dan konon tidak meninggalkan bekas, selain itu juga dikenal pula pengobatan pijat jarak jauh, pengobatan ini dilakukan oleh kahin-kahin (dukun-dukun) yang telah meminta bantuan jin lewat sihir-sihir mereka. Kedua dengan pengobatan ilmiah. Pengobatan ini hingga saat ini telah membuat takjub ilmu kedokteran modern saat ini. Mereka telah mampu melakukan pembedahan besar. Perkembangan kedokteran Mesir telah mengenal anastesi yang dinamakan Taftah. Mereka pun telah mengenal cara diagnosa dengan menggunakan detak nadi pasien. Diagnosa warna lidah pun telah dikenal saat itu. Dapat disimpulkan metode kedokteran di masa Mesir telah maju.</p>
<p>Persia</p>
<p>Bangsa Persia merupakan serumpun dengan bangsa Aria India, Yunani, Romawi, Isbanji, Jerman dan rumpun Aria Eropa. Bangsa ini hidup pada sekitar 3000 tahun sebelum masehi. Ilmu Kedokteran pada masa itu sangat tinggi. Mereka mengkitabkan ilmu kedokteran dalam lempengan tanah liat, kulit dan lembaran tembaga. Aksara yang digunakan adalah tulisan paku yang berasal dari aksara Sumeria.</p>
<p>Cabang ilmu kedokteran yang berkembang pada masa itu adalah; kedokteran mata -berkembang di kota Syahran, kedokteran kandungan di kota Madyan dan kedokteran umum di kota Jundi Kirman. Metode bedah yang dikembangkan sangat baik mereka sangat baik dalam menjahit kembali bagian tubuh yang dibedah. Mereka menggunakan afium (opium) sebagai anastesi (pembiusan). Alat-alat kedokteran pun telah berkembang sangat baik, mereka telah menggunakan logam sebagai alat kedokteran &amp; bedah.</p>
<p>Untuk sekolah kedokteran mereka sangat tertata rapi. Mereka memiliki kurikulum yang sudah terstruktur baik, dengan tingkat-tingkat pemahaman yang diberikan.</p>
<p>Hindustan</p>
<p>Hindustan kita kenal dengan sistem kasta atau strata sosialnya. Kasta-kasta tinggi menjadi penguasa dan kasta rendah menjadi pekerja. Begitu pula dalam kedokteran, ilmu kedokteran Hindustan banyak dimonopoli oleh kasta Brahmana dan beberapa orang dari kasta Ksatria.</p>
<p>Lembaga pengkajian kedokteran sudah sangat maju di sana, diantaranya terdapat di Mathura, Pataliputra dan Indraprahasta. Di Hindustan berkembang berbagai macam metode kedokteran; Pertama yang berasaskan agama, yang berpangkal pada Atharwaweda (weda) atau Ayurweda. Kedua metode tidak berasaskan agama, melainkan berasaskan ilmu kedokteran murni. Ketiga metode campuran, yaitu metode kedokteran yang dicampur dengan sihir.</p>
<p>Pengobatan yang bersumber dari kitab Weda sertakitab-kitab Upanisad dan Ramapitara antara lain: penyembuhan dengan terapi pernafasan yang biasa disebut Yoga, penyembuhan dengan terapi upawasa (puasa) dan tapa, penyembuhan dengan terapi Dahtayana (tenaga dalam) hingga pengobatan dengan perabaan jarak jauh. Ada juga pengobatan dengan terapi air, pengobatan dengan tusukan dan bedah. Dalam kitab Hindu “Susruta Samhita” diceritakan bahwa Susruta dapat membentuk telinga buatan pada seorang yang telinganya terpotong. Susruta ini sebenarnya adalah seorang tabib bedah saat itu, namun tabib-tabib Hindustan setelahnya selalu memejamkan mata, memanggil nama Susruta agar membantu dalam pembedahan secara gaib. Dalam hal ramuan obat, peramu obat Hindustan hampir sama dengan peramu dari Persia.</p>
<p>Walaupun tabib-tabib Hindustan sudah sangat maju dalam pengobatan, mereka masih mencampurkan antara ilmu kedokteran dengan praktek kahin (perdukunan). Kemajuan yang gemilang yang didapat dari pengobatan Hindustan adalah, tabib-tabib mereka telah dapat melakukan pembedahan minor pada daging tumbuh dan semacamnya.</p>
<p>Suriah &amp; Iskandariah</p>
<p>Kedokteran bangsa Suriah dan Iskandariah masih berpangkal pada ilmu kedokteran Mesir Purba dan ilmu kedokteran Funisia. Kitab-kitab kedokteran bangsa suriah ditulis dalam bahasa Suryani, yaitu bahasa serumpun Arab. Cabang-cabang kedokteran yang berkembang di Suriah adalah: (1) Pengobatan al-kayy yang dikenal dengan pengobatan al-kayy Syam. (2) Pembedahan besar dan pembedahan kecil (3) Lasah (fisioterapi) otot, syaraf dan tulang (4) Pengobatan al-hijamah / bekam dan fashid. (5) pengobatan dengan ramuan herbal.</p>
<p>Pada masa agama Nasrani berkembang di Suriah, ilmu kedokteran Suria mengalami kemunduran. Rahib-rahib Nasrani ikut turun tangan mengobati pesakit menggantikan tabib-tabib. Mereka membawakan pengobatan doa dan pengampunan, perabaan kasih Al-Masih, percikan air suci Maria, sentuhan Salib Suci dan lainnya mirip kahin-kahin (dukun) Dewa Ba’al. Hampir semua penyakit dihubungkan dengan kutukan, dosa dari Nabi Adam dan Hawa dan semua itu harus ditebus dengan perabaan kasih Al-Masih, percikan air suci Maria, sentuhan Salib Suci dan lainnya.</p>
<p>Seorang gila dianggap kerasukan setan dan kena rayuan bisikan Iblis. Setan itu bermukim di kepala orang gila tersebut oleh karenanya perlu dikeluarkan dengan jalan memahat kepala orang gila tersebut agar setannya keluar dari lobang pahatan, Pengobatan semacam ini terdapat juga di Iskandariah, Romawi sampai ke Andalusia pada kurun waktu 1500 Masehi.</p>
<p>Romawi &amp; Yunani</p>
<p>Sejarah Yunani dan Romawi telah ada semenjak 500 tahun sebelum Masehi. Di sana telah banyak dokter/tabib terkenal, namun dokter/tabib Yunani dan Romawi biasanya merangkap sebagai kahin (dukun) atau sebaliknya. Kahin-kahin tersebut dianggap sebagai perantara bagi dewa-dewa Olympus. Bentuk pemujaan dewa-dewa tersebut tecermin dari penggunaan nama dan simbol keagamaan Yunani dan Romawi.</p>
<p>Dalam hal penggunaan nama, istilah dan lambang hingga saat ini pun masih digunakan nama, istilah dan lambang yang berpangkal dari simbol keagamaan Yunani dan Romawi purba dan tidak sedikit dokter-dokter muslim terbawa latah mengikutinya.</p>
<p>Diantara nama-nama yang digunakan dalam kedokteran modern saat ini adalah:<br />
Aesculapius, dewa obat-obatan berwujud ular<br />
Hygeia, dewi kesehatan<br />
Psyiko, dewa kejiwaan<br />
Venus, dewi kebirahian</p>
<p>Adapun lambang-lambang yang masih digunakan sekarang adalah:<br />
Lambang Piala dan Ular<br />
Lambang Tongkat dan Ular<br />
Tanda Rx, “Recipe-Recipere” (diberikan atau diambilkan)</p>
<p>Semua lambang-lambang ini sering kita lihat bukan?<br />
Sadarkah kita kalau semua ini adalah praktek-praktek agama paganisme?</p>
<p>Semua lambang merupakan berasal dari “Lambang Altar” Dewa Jupiter atau Zeus Pater. Lambang ini dianggap sebagai azimat penangkal dan induk penyembuhan. Tabib-tabib Yunani biasa menuliskan surat obat (resep) yang terdapat tulisan “semoga Dewa Jupiter segera memberikan kesembuhan”</p>
<p>Kita dapat melihat bentuk ikut-ikutnya dokter saat ini dalam sebuah ajaran agama pagan yang mengimani dewa dan dewi Yunani dalam sumpah kedokteran modern yang kita kenal dengan Sumpah Hippokrates;<br />
I swear by Apollo Physician and Asclepius and Hygieia and Panaceia and all the gods and goddesses, making them my witnesses, that I fulfil according to my ability and judgement this oath and this covenant.<br />
Saya bersumpah demi (Tuhan) … bahwa saya akan memenuhi sesuai dengan kemampuan saya dan penilaian saya guna memenuhi sumpah dan perjanjian ini.<br />
Now if I carry out this oath, and break it not, may I gain for ever reputation among all men for my life and for my art; but if I transgress it and forswear myself, may the opposite befall me.<br />
Apabila saya menjalankan sumpah ini, dan tidak melanggarnya, semoga saya bertambah reputasi dimasyarakat untuk hidup dan ilmu saya, akan tetapi bila saya melanggarnya, semoga yang berlawanan yang terjadi.<br />
And whatsoever I shall see or hear in the course of my profession, as well as outside my profession in my intercourse with men, if it be what should not be published abroad, I will never divulge, holding such things to be holy secrets.<br />
Dan apa pun yang saya lihat dan dengar dalam proses profesi saya, ataupun di luar profesi saya dalam hubungan saya dengan masyarakat, apabila tidak diperkenankan untuk dipublikasikan, maka saya tak akan membuka rahasia, dan akan menjaganya seperti rahasia yang suci.<br />
Into whatsoever houses I enter, I will enter to help the sick, and I will abstain from all intentional wrongdoing and harm, especially from abusing the bodies of man or woman, slave or free.<br />
Ke dalam rumah siapa pun yang saya masuki, saya akan masuk untuk menolong yang sakit dan saya tidak akan berbuat suatu kesalahan dengan sengaja dan merugikannya, terutama menyalahgunakan tubuh laki-laki atau perempuan, budak atau bukan budak.<br />
To hold him who has taught me this art as equal to my parents and to live my life in partnership with him, and if he is in need of money to give him a share of mine, and to regard his offspring as equal to my brothers in male lineage and to teach them this art-if they desire to learn it-without fee and covenant; to give a share of precepts and oral instruction and all the other learning of my sons and to the sons of him who instructed me and to pupils who have signed the covenant and have taken an oath according to medical law, but to no one else.<br />
Memperlakukan guru yang mengajarkan ilmu (kedokteran) ini kepada saya seperti orangtua saya sendiri dan menjalankan hidup ini bermitra dengannya, dan apabila ia membutuhkan uang, saya akan memberikan, dan menganggap keturunannya seperti saudara saya sendiri dan akan mengajarkan kepada mereka ilmu ini bila mereka berkehendak, tanpa biaya atau perjanjian, memberikan persepsi dan instruksi saya dalam pembelajaran kepada anak saya dan anak guru saya, dan murid-murid yang sudah membuat perjanjian dan mengucapkan sumpah ini sesuai dengan hukum kedokteran, dan tidak kepada orang lain.<br />
I will use treatment to help the sick according to my ability and judgment, but never with a view to injury and wrongdoing. neither will I administer a poison to anybody when asked to do so, not will I suggest such a course.<br />
Saya akan menggunakan pengobatan untuk menolong orang sakit sesuai kemampuan dan penilaian saya, tetapi tidak akan pernah untuk mencelakai atau berbuat salah dengan sengaja. Tidak akan saya memberikan racun kepada siapa pun bila diminta dan juga tak akan saya sarankan hal seperti itu.<br />
Similarly I will not give to a woman a pessary to cause an abortion. But I will keep pure and holy both my life and my art. I will not use the knife, not even, verily, on sufferers from stone, but I will give place to such as are craftsmen therein.<br />
Juga saya tidak akan memberikan wanita alat untuk menggugurkan kandungannya, dan saya akan memegang teguh kemurnian dan kesucian hidup saya maupun ilmu saya. Saya tak akan menggunakan pisau, bahkan alat yang berasal dr batu pada penderita(untuk percobaan), akan tetapi saya akan menyerahkan kepada ahlinya.</p>
<p>….to be continued…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rudiy4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rudiy4.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rudiy4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rudiy4.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rudiy4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rudiy4.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rudiy4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rudiy4.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rudiy4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rudiy4.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rudiy4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rudiy4.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rudiy4.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rudiy4.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=21&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/kedokteran-dalam-islam-sejarah-perkembangannya-sebuah-pengantar-thibbun-nabawi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f109d063733b656d9c55c41f7204481?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rudiy4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prinsip Pengembangan Media Pendidikan &#8211; Sebuah Pengantar -</title>
		<link>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/prinsip-pengembangan-media-pendidikan-sebuah-pengantar/</link>
		<comments>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/prinsip-pengembangan-media-pendidikan-sebuah-pengantar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 23:42:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rudiy4</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rudiy4.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Pengantar Semakin sadarnya orang akan pentingnya media yang membantu pembelajaran sudah mulai dirasakan. Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah sangat dibutuhkan. Bahkan pertumbuhan ini bersifat gradual. Metamorfosis dari perpustakaan yang menekankan pada penyediaan meda cetak, menjadi penyediaan-permintaan dan pemberian layanan secara multi-sensori dari beragamnya kemampuan individu untuk mencerap informasi, menjadikan pelayanan yang diberikan mutlak wajib bervariatif [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=18&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pengantar<br />
Semakin sadarnya orang akan pentingnya media yang membantu pembelajaran sudah mulai dirasakan. Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah sangat dibutuhkan. Bahkan pertumbuhan ini bersifat gradual. Metamorfosis dari perpustakaan yang menekankan pada penyediaan meda cetak, menjadi penyediaan-permintaan dan pemberian layanan secara multi-sensori dari beragamnya kemampuan individu untuk mencerap informasi, menjadikan pelayanan yang diberikan mutlak wajib bervariatif dan secara luas.Selain itu,dengan semakin meluasnya kemajuan di bidang komunikasi dan teknologi, serta diketemukannya dinamika proses belajar, maka pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pengajaran semakin menuntut dan memperoleh media pendidikan yang bervariasi secara luas pula.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-18"></span></p>
<p>Karena memang belajar adalah proses internal dalam diri manusia maka guru bukanlah merupakan satu-satunya sumber belajar, namun merupakan salah satu komponen dari sumber belajar yang disebut orang. AECT (Associationfor Educational Communication and Technology) membedakan enam jenis sumber belajar yang dapat digunakan dalam proses belajar, yaitu:<br />
Pesan; didalamnya mencakup kurikulum (GBPP) dan mata pelajaran.<br />
Orang; didalamnya mencakup guru, orang tua, tenaga ahli, dan sebagainya.<br />
Bahan;merupakan suatu format yang digunakan untuk menyimpan pesan pembelajaran,seperti buku paket, buku teks, modul, program video, film, OHT (over head transparency), program slide,alat peraga dan sebagainya (biasa disebut software).<br />
Alat; yang dimaksud di sini adalah sarana (piranti, hardware) untuk menyajikan bahan pada butir 3 di atas. Di dalamnya mencakup proyektor OHP, slide, film tape recorder, dan sebagainya.<br />
Teknik; yang dimaksud adalah cara (prosedur) yang digunakan orang dalam membeikan pembelajaran guna tercapai tujuan pembelajaran. Di dalamnya mencakup ceramah,permainan/simulasi, tanya jawab, sosiodrama (roleplay), dan sebagainya.<br />
Latar (setting) atau lingkungan; termasuk didalamnya adalah pengaturan ruang, pencahayaan, dan sebagainya.</p>
<p>Bahan &amp; alat yang kita kenal sebagai software dan hardware tak lain adalah media pendidikan.</p>
<p>Media Pendidikan<br />
Kata media berasal dari bahasa Latin yang adalah bentuk jamak dari medium batasan mengenai pengertian media sangat luas, namun kita membatasi pada media pendidikan saja yakni media yang digunakan sebagai alat dan bahan kegiatan pembelajaran.</p>
<p>Mengapa perlu media dalam pembelajaran? Pertanyaan yang sering muncul mempertanyakan pentingnya media dalam sebuah pembelajaran.Kita harus mengetahui dahulu konsep abstrak dan konkrit dalam pembelajaran,karena proses belajar mengajar hakekatnya adalah proses komunikasi,penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Pesan berupa isi/ajaran yang dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi baik verbal (kata-kata&amp; tulisan) maupun non-verbal, proses ini dinamakan encoding. Penafsiran simbol-simbol komunikasi tersebut oleh siswa dinamakan decoding.</p>
<p>Ada kalanya penafsiran berhasil, adakalanya tidak.Kegagalan/ketidakberhasilan dalam memahami apa yang didengar, dibaca,dilihat atau diamati. Kegagalan/ketidakberhasilan atau penghambat dalam proses komunikasi dikenal dengan istilah barriers atau noise. Semakin banyak verbalisme semakin abstrak pemahaman yang diterima</p>
<p>Pengantar<br />
Semakin sadarnya orang akan pentingnya media yang membantu pembelajaran sudah mulai dirasakan. Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah sangat dibutuhkan. Bahkan pertumbuhan ini bersifat gradual. Metamorfosis dari perpustakaan yang menekankan pada penyediaan meda cetak, menjadi penyediaan-permintaan dan pemberian layanan secara multi-sensori dari beragamnya kemampuan individu untuk mencerap informasi, menjadikan pelayanan yang diberikan mutlak wajib bervariatif dan secara luas.Selain itu,dengan semakin meluasnya kemajuan di bidang komunikasi dan teknologi, serta diketemukannya dinamika proses belajar, maka pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pengajaran semakin menuntut dan memperoleh media pendidikan yang bervariasi secara luas pula.</p>
<p>Karena memang belajar adalah proses internal dalam diri manusia maka guru bukanlah merupakan satu-satunya sumber belajar, namun merupakan salah satu komponen dari sumber belajar yang disebut orang. AECT (Associationfor Educational Communication and Technology) membedakan enam jenis sumber belajar yang dapat digunakan dalam proses belajar, yaitu:<br />
Pesan; didalamnya mencakup kurikulum (GBPP) dan mata pelajaran.<br />
Orang; didalamnya mencakup guru, orang tua, tenaga ahli, dan sebagainya.<br />
Bahan;merupakan suatu format yang digunakan untuk menyimpan pesan pembelajaran,seperti buku paket, buku teks, modul, program video, film, OHT (over head transparency), program slide,alat peraga dan sebagainya (biasa disebut software).<br />
Alat; yang dimaksud di sini adalah sarana (piranti, hardware) untuk menyajikan bahan pada butir 3 di atas. Di dalamnya mencakup proyektor OHP, slide, film tape recorder, dan sebagainya.<br />
Teknik; yang dimaksud adalah cara (prosedur) yang digunakan orang dalam membeikan pembelajaran guna tercapai tujuan pembelajaran. Di dalamnya mencakup ceramah,permainan/simulasi, tanya jawab, sosiodrama (roleplay), dan sebagainya.<br />
Latar (setting) atau lingkungan; termasuk didalamnya adalah pengaturan ruang, pencahayaan, dan sebagainya.</p>
<p>Bahan &amp; alat yang kita kenal sebagai software dan hardware tak lain adalah media pendidikan.</p>
<p>Media Pendidikan<br />
Kata media berasal dari bahasa Latin yang adalah bentuk jamak dari medium batasan mengenai pengertian media sangat luas, namun kita membatasi pada media pendidikan saja yakni media yang digunakan sebagai alat dan bahan kegiatan pembelajaran.</p>
<p>Mengapa perlu media dalam pembelajaran? Pertanyaan yang sering muncul mempertanyakan pentingnya media dalam sebuah pembelajaran.Kita harus mengetahui dahulu konsep abstrak dan konkrit dalam pembelajaran,karena proses belajar mengajar hakekatnya adalah proses komunikasi,penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Pesan berupa isi/ajaran yang dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi baik verbal (kata-kata&amp; tulisan) maupun non-verbal, proses ini dinamakan encoding. Penafsiran simbol-simbol komunikasi tersebut oleh siswa dinamakan decoding.</p>
<p>Ada kalanya penafsiran berhasil, adakalanya tidak.Kegagalan/ketidakberhasilan dalam memahami apa yang didengar, dibaca,dilihat atau diamati. Kegagalan/ketidakberhasilan atau penghambat dalam proses komunikasi dikenal dengan istilah barriers atau noise. Semakin banyak verbalisme semakin abstrak pemahaman yang diterima<br />
Pengantar<br />
Semakin sadarnya orang akan pentingnya media yang membantu pembelajaran sudah mulai dirasakan. Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah sangat dibutuhkan. Bahkan pertumbuhan ini bersifat gradual. Metamorfosis dari perpustakaan yang menekankan pada penyediaan meda cetak, menjadi penyediaan-permintaan dan pemberian layanan secara multi-sensori dari beragamnya kemampuan individu untuk mencerap informasi, menjadikan pelayanan yang diberikan mutlak wajib bervariatif dan secara luas.Selain itu,dengan semakin meluasnya kemajuan di bidang komunikasi dan teknologi, serta diketemukannya dinamika proses belajar, maka pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pengajaran semakin menuntut dan memperoleh media pendidikan yang bervariasi secara luas pula.</p>
<p>Karena memang belajar adalah proses internal dalam diri manusia maka guru bukanlah merupakan satu-satunya sumber belajar, namun merupakan salah satu komponen dari sumber belajar yang disebut orang. AECT (Associationfor Educational Communication and Technology) membedakan enam jenis sumber belajar yang dapat digunakan dalam proses belajar, yaitu:<br />
Pesan; didalamnya mencakup kurikulum (GBPP) dan mata pelajaran.<br />
Orang; didalamnya mencakup guru, orang tua, tenaga ahli, dan sebagainya.<br />
Bahan;merupakan suatu format yang digunakan untuk menyimpan pesan pembelajaran,seperti buku paket, buku teks, modul, program video, film, OHT (over head transparency), program slide,alat peraga dan sebagainya (biasa disebut software).<br />
Alat; yang dimaksud di sini adalah sarana (piranti, hardware) untuk menyajikan bahan pada butir 3 di atas. Di dalamnya mencakup proyektor OHP, slide, film tape recorder, dan sebagainya.<br />
Teknik; yang dimaksud adalah cara (prosedur) yang digunakan orang dalam membeikan pembelajaran guna tercapai tujuan pembelajaran. Di dalamnya mencakup ceramah,permainan/simulasi, tanya jawab, sosiodrama (roleplay), dan sebagainya.<br />
Latar (setting) atau lingkungan; termasuk didalamnya adalah pengaturan ruang, pencahayaan, dan sebagainya.</p>
<p>Bahan &amp; alat yang kita kenal sebagai software dan hardware tak lain adalah media pendidikan.</p>
<p>Media Pendidikan<br />
Kata media berasal dari bahasa Latin yang adalah bentuk jamak dari medium batasan mengenai pengertian media sangat luas, namun kita membatasi pada media pendidikan saja yakni media yang digunakan sebagai alat dan bahan kegiatan pembelajaran.</p>
<p>Mengapa perlu media dalam pembelajaran? Pertanyaan yang sering muncul mempertanyakan pentingnya media dalam sebuah pembelajaran.Kita harus mengetahui dahulu konsep abstrak dan konkrit dalam pembelajaran,karena proses belajar mengajar hakekatnya adalah proses komunikasi,penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Pesan berupa isi/ajaran yang dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi baik verbal (kata-kata&amp; tulisan) maupun non-verbal, proses ini dinamakan encoding. Penafsiran simbol-simbol komunikasi tersebut oleh siswa dinamakan decoding.</p>
<p>Ada kalanya penafsiran berhasil, adakalanya tidak.Kegagalan/ketidakberhasilan dalam memahami apa yang didengar, dibaca,dilihat atau diamati. Kegagalan/ketidakberhasilan atau penghambat dalam proses komunikasi dikenal dengan istilah barriers atau noise. Semakin banyak verbalisme semakin abstrak pemahaman yang diterima<br />
Pengantar<br />
Semakin sadarnya orang akan pentingnya media yang membantu pembelajaran sudah mulai dirasakan. Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah sangat dibutuhkan. Bahkan pertumbuhan ini bersifat gradual. Metamorfosis dari perpustakaan yang menekankan pada penyediaan meda cetak, menjadi penyediaan-permintaan dan pemberian layanan secara multi-sensori dari beragamnya kemampuan individu untuk mencerap informasi, menjadikan pelayanan yang diberikan mutlak wajib bervariatif dan secara luas.Selain itu,dengan semakin meluasnya kemajuan di bidang komunikasi dan teknologi, serta diketemukannya dinamika proses belajar, maka pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pengajaran semakin menuntut dan memperoleh media pendidikan yang bervariasi secara luas pula.</p>
<p>Karena memang belajar adalah proses internal dalam diri manusia maka guru bukanlah merupakan satu-satunya sumber belajar, namun merupakan salah satu komponen dari sumber belajar yang disebut orang. AECT (Associationfor Educational Communication and Technology) membedakan enam jenis sumber belajar yang dapat digunakan dalam proses belajar, yaitu:<br />
Pesan; didalamnya mencakup kurikulum (GBPP) dan mata pelajaran.<br />
Orang; didalamnya mencakup guru, orang tua, tenaga ahli, dan sebagainya.<br />
Bahan;merupakan suatu format yang digunakan untuk menyimpan pesan pembelajaran,seperti buku paket, buku teks, modul, program video, film, OHT (over head transparency), program slide,alat peraga dan sebagainya (biasa disebut software).<br />
Alat; yang dimaksud di sini adalah sarana (piranti, hardware) untuk menyajikan bahan pada butir 3 di atas. Di dalamnya mencakup proyektor OHP, slide, film tape recorder, dan sebagainya.<br />
Teknik; yang dimaksud adalah cara (prosedur) yang digunakan orang dalam membeikan pembelajaran guna tercapai tujuan pembelajaran. Di dalamnya mencakup ceramah,permainan/simulasi, tanya jawab, sosiodrama (roleplay), dan sebagainya.<br />
Latar (setting) atau lingkungan; termasuk didalamnya adalah pengaturan ruang, pencahayaan, dan sebagainya.</p>
<p>Bahan &amp; alat yang kita kenal sebagai software dan hardware tak lain adalah media pendidikan.</p>
<p>Media Pendidikan<br />
Kata media berasal dari bahasa Latin yang adalah bentuk jamak dari medium batasan mengenai pengertian media sangat luas, namun kita membatasi pada media pendidikan saja yakni media yang digunakan sebagai alat dan bahan kegiatan pembelajaran.</p>
<p>Mengapa perlu media dalam pembelajaran? Pertanyaan yang sering muncul mempertanyakan pentingnya media dalam sebuah pembelajaran.Kita harus mengetahui dahulu konsep abstrak dan konkrit dalam pembelajaran,karena proses belajar mengajar hakekatnya adalah proses komunikasi,penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Pesan berupa isi/ajaran yang dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi baik verbal (kata-kata&amp; tulisan) maupun non-verbal, proses ini dinamakan encoding. Penafsiran simbol-simbol komunikasi tersebut oleh siswa dinamakan decoding.</p>
<p>Ada kalanya penafsiran berhasil, adakalanya tidak.Kegagalan/ketidakberhasilan dalam memahami apa yang didengar, dibaca,dilihat atau diamati. Kegagalan/ketidakberhasilan atau penghambat dalam proses komunikasi dikenal dengan istilah barriers atau noise. Semakin banyak verbalisme semakin abstrak pemahaman yang diterima</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk itu perlu dicermarti daftar kelompok media instruksional menurut Anderson, 1976 berikut ini:<br />
KELOMPOK MEDIA<br />
MEDIA INSTRUKSIONAL</p>
<p>1.	Audio	pita audio (rol atau kaset)<br />
piringan audio<br />
radio (rekaman siaran)</p>
<p>2.	Cetak	buku teks terprogram<br />
buku pegangan/manual<br />
buku tugas</p>
<p>3.	Audio – Cetak	buku latihan dilengkapi kaset<br />
gambar/poster (dilengkapi audio)</p>
<p>4.	Proyek Visual Diam	film bingkai (slide)<br />
film rangkai (berisi pesan verbal)</p>
<p>5.	Proyek Visual Diam dengan Audio	film bingkai (slide) suara<br />
film rangkai suara</p>
<p>6.	Visual Gerak	film bisu dengan judul (caption)</p>
<p>7.	Visual Gerak dengan Audio	film suara<br />
video/vcd/dvd</p>
<p>8.	Benda	benda nyata<br />
model tirual (mock up)</p>
<p>9.	Komputer	media berbasis komputer; CAI (Computer Assisted Instructional) &amp; CMI (Computer Managed Instructiona</p>
<p>Klasifikasi &amp; Jenis Media<br />
KLASIFIKASI<br />
JENIS MEDIA<br />
Media yang tidak diproyeksikan	Realia, model, bahan grafis, display<br />
Media yang diproyeksikan	OHT, Slide, Opaque<br />
Media audio	Audio K aset, Audio V ission, aktive Audio Vission<br />
Media video	Video<br />
Media berbasis komputer	Computer A ssisted I nstructional ( Pembelajaran Berbasis Komputer)<br />
Multimedia kit	Perangkat praktikum<br />
Media yang Tidak Diproyeksikan</p>
<p>• Realita : Benda nyata yang digunakan sebagai bahan belajar</p>
<p>• Model : Benda tiga dimensi yang merupakan representasi dari benda<br />
sesungguhnya</p>
<p>• Grafis : Gambar atau visual yang penampilannya tidak diproyeksikan (Grafik, Chart, Poster, Kartun)</p>
<p>• Display : Medium yang penggunaannya dipasang di tempat tertentu sehingga dapat dilihat informasi dan pengetahuan di dalamnya.</p>
<p>Media Video</p>
<p>• Kelebihan</p>
<p>– Dapat menstimulir efek gerak</p>
<p>– Dapat diberi suara maupun warna</p>
<p>– Tidak memerlukan keahlian khusus dalam penyajiannya.</p>
<p>– Tidak memerlukan ruangan gelap dalam penyajiannya</p>
<p>• Kekurangan</p>
<p>– Memerlukan peralatan khusus dalam penyajiannya</p>
<p>– Memerlukan tenaga listrik</p>
<p>– Memerlukan keterampilan khusus dan kerja tim dalam pembuatannya</p>
<p>Media Berbasiskan Komputer</p>
<p>Bentuk interaksi yang dapat diaplikasikan</p>
<p>• Praktek dan latihan (drill &amp; practice)</p>
<p>• Tutorial</p>
<p>• Permainan (games)</p>
<p>• Simulasi (simulation)</p>
<p>• Penemuan (discovery)</p>
<p>• Pemecahan Masalah (Problem Solving)</p>
<p>(Heinich,et.al 1996)</p>
<p>Kemajuan media komputer memberikan beberapa kelebihan untuk kegiatan produksi audio visual. Pada tahun-tahun belakangan komputer mendapat perhatian besar karena kemampuannya yang dapat digunakan dalam bidang kegiatan pembelajaran. Ditambah dengan teknologi jaringan dan internet, komputer seakan menjadi primadona dalam kegiatan pembelajaran.</p>
<p>Dibalik kehandalan komputer sebagai media pembelajaran terdapat beberapa persoalan yang sebaiknya menjadi bahan pertimbangan awal bagi pengelola pengajaran berbasis komputer:<br />
Perangkat keras -dan lunak- yang mahal dan cepat ketinggalan jaman<br />
Teknologi yang sangat cepat berubah, sangat memungkinkan perangkat yang dibeli saat ini beberapa tahun kemudian akan ketinggalan zaman.<br />
Pembuatan program yang rumit serta dalam pengoperasian awal perlu pendamping guna menjelaskan penggunaannya. Hal ini bisa disiasati dengan pembuatan modul pendamping yang menjelaskan penggunaan dan pengoperasian program.</p>
<p>Pemakaian Komputer dalam Proses Belajar<br />
Sebelumnya perlu dijelaskan istilah CAI dan CMI yang digunakan dalam kegiatan belajar dengan komputer.</p>
<p>CAI; yaitu penggunaan komputer secara langsung dengan siswa untuk menyampaikan isi pelajaran, memberikan latihan dan mengetes kemajuan belajar siswa. CAI dapat sebagai tutor yang menggantikan guru di dalam kelas. CAI juga bermacam-macam bentuknya bergantung kecakapan pendesain dan pengembang pembelajarannya, bisa berbentuk permainan (games), mengajarkan konsep-konsep abstrak yang kemudian dikonkritkan dalam bentuk visual dan audio yang dianimasikan.</p>
<p>CMI; digunakan sebagai pembantu pengajar menjalankan fungsi administratif yang meningkat, seperti rekapitulasi data prestasi siswa, database buku/e-library, kegiatan administratif sekolah seperti pencatatan pembayaran, kuitansi dll.</p>
<p>Pada masa sekarang CMI &amp; CAI bersamaan fungsinya dan kegiatannya seperti pada e-Learning, dimana urusan administrasi dan kegiatan belajar mengajar sudah masuk dalam satu sistem.</p>
<p>Pemakaian Komputer dalam Kegiatan Pembelajaran<br />
Untuk Tujuan Kognitif<br />
Komputer dapat mengajarkan konsep-konsep aturan, prinsip, langkah-langkah, proses, dan kalkulasi yang kompleks. Komputer juga dapat menjelaskan konsep tersebut dengan dengan sederhana dengan penggabungan visual dan audio yang dianimasikan. Sehingga cocok untuk kegiatan pembelajaran mandiri.</p>
<p>Untuk Tujuan Psikomotor<br />
Dengan bentuk pembelajaran yang dikemas dalam bentuk games &amp; simulasi sangat bagus digunakan untuk menciptakan kondisi dunia kerja. Beberapa contoh program antara lain; simulasi pendaratan pesawat, simulasi perang dalam medan yang paling berat dan sebagainya.</p>
<p>Untuk Tujuan Afektif<br />
Bila program didesain secara tepat dengan memberikan potongan clip suara atau video yang isinya menggugah perasaan, pembelajaran sikap/afektif pun dapat dilakukan mengunakan media komputer.</p>
<p>PUSTAKA</p>
<p>• Green L (1996). Creatives Silde/Tape Programs. Colorado: Libraries Unlimited, Inc. Littleton.</p>
<p>• Hackbarth S. (1996). The Educational Technology Hanbook. New Jersey: Educational Technology Publication, Englewood Cliffs.</p>
<p>• Hannafin, M. J., Peck, L. L. (1998). The Design Development and Education of Instructional Software. New York: Mc. Millan Publ., Co.</p>
<p>• Heinich, R., et. al. (1996) Instructional Media and Technologies for Learning. New Jersey: Prentice Hall, Englewood Cliffs.</p>
<p>• E. Dale, Audiovisual Method in Teaching, 1969, NY: Dyden Press</p>
<p>• Bloom, S. Benyamin (1956). Taxonomy of Educational Objective The Classification of Educational Goal.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rudiy4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rudiy4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rudiy4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rudiy4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rudiy4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rudiy4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rudiy4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rudiy4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rudiy4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rudiy4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rudiy4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rudiy4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rudiy4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rudiy4.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=18&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/prinsip-pengembangan-media-pendidikan-sebuah-pengantar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f109d063733b656d9c55c41f7204481?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rudiy4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Alternatif di Indonesia</title>
		<link>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/pendidikan-alternatif-di-indonesia/</link>
		<comments>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/pendidikan-alternatif-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 23:29:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rudiy4</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rudiy4.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Istilah pendidikan alternatif merupakan istilah generik dari berbagai program pendidikan yang dilakukan dengan cara berbeda dari cara tradisional. Secara umum pendidikan alternatif memiliki persamaan, yaitu: pendekatannya berisfat individual, memberi perhatian besar kepada peserta didik, orang tua/keluarga, dan pendidik serta dikembangkan berdasarkan minat dan pengalaman. Menurut Jery Mintz (1994:xi) pendidikan alternatif dapat dikategorikan dalam empat bentuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=16&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Istilah pendidikan alternatif merupakan istilah generik dari berbagai program pendidikan yang dilakukan dengan cara berbeda dari cara tradisional. Secara umum pendidikan alternatif memiliki persamaan, yaitu: pendekatannya berisfat individual, memberi perhatian besar kepada peserta didik, orang tua/keluarga, dan pendidik serta dikembangkan berdasarkan minat dan pengalaman.</p>
<p>Menurut Jery Mintz (1994:xi) pendidikan alternatif dapat dikategorikan dalam empat bentuk pengorganisasian, yaitu:<br />
sekolah public pilihan (public choice);<br />
sekolah/lembaga pendidikan publik untuk siswa bermasalah (student at risk);<br />
sekolah/lembaga pendidikan swasta/independent dan<br />
pendidikan di rumah (home-based schooling).<br />
<span id="more-16"></span><br />
Sekolah Publik Pilihan; adalah lembaga pendidikan dengan biaya negara (dalam pengertian sehari-hari disebut sekolah negeri yang menyelenggarakan program belajar dan pembelajaran yang berbeda dengan dengan program regular/konvensional, namun mengikuti sejumlah aturan baku yang telah ditentukan.</p>
<p>Contoh sekolah publik pilihan adalah sekolah terbuka / korespondeni (jarak jauh). Kondisi sekarang adalah SMP Terbuka, SMU Terbuka, Universitas Terbuka.Contoh lain adalah sekolah yang disebut sekolah magnet ( magnet school) atau sekolah bibit (seed school). Disebut sekolah magnet karena sekolah ini menawarkan program unggulan seperti dalam hal olahraga, atau seni. Disebut sekolah bibit karena program pendidikan yang diselenggarakan menghasilkan siswa-siswa yang mempunyai keunggulan dalam program yang ditekuni.</p>
<p>Sekolah/Lembaga Pendidikan Publik untuk Siswa Bermasalah; pengertian “siswa bermasalah” di sini meliputi mereka yang:<br />
tinggal kelas karena lambat belajar,<br />
nakal atau mengganggu lingkungan (termasuk lembaga permasyarakatan anak),<br />
korban penyalahgunaan narkoba,<br />
korban trauma dalam keluarga karena perceraian orang tua, ekonomi, etnis/budaya (termasuk bagi anak suku terasing dan anak jalanan dan gelandangan),<br />
putus sekolah karena berbagai sebab,<br />
belum pernah mengikuti program sebelumnya. Namun tidak termasuk di dalamnya sekolah luar biasa yang dibangun untuk penyandang kelainan fisik dan/atau kelainan mental seperti tunarungu, tuna netra, tuda daksa, dsb.</p>
<p>Sekolah/Lembaga Pendidikan Swasta; mempunyai jenis, bentuk dan program yang sangat beragam, termasuk di dalamnya program pendidikan bercirikan agama seperti pesantren &amp; sekolah Minggu; lembaga pendidikan bercirikan keterampilan<br />
fungsional seperti kursus atau magang; lembaga pendidikan dengan program perawatan atau pendidikan usia dini seperti penitipan anak, kelompok bermain dan taman kanak-kanak.</p>
<p>Pendidikan di Rumah (Home Schooling); termasuk dalam kategori ini adalah pendidikan yang diselenggarakan oleh keluarga sendiri terhadap anggota keluarganya yang masih dalam usia sekolah. Pendidikan ini diselenggarakan sendiri oleh orangtua/keluarga dengan berbagai pertimbangan, seperti: menjaga anak-anak dari kontaminasi aliran atau falsafah hidup yang bertentangan dengan tradisi keluarga (misalnya pendidikan yang diberikan keluarga yang menganut fundalisme agama atau kepercayaan tertentu); menjaga anak-anak agar selamat/aman dari pengaruh negatif lingkungan; menyelamatkan anak-anak secara fisik maupun mental dari kelompok sebayanya; menghemat biaya pendidikan; dan berbagai alasan lainnya.</p>
<p>Dari data yang saya terima, keluarga di Amerika merasa lebih aman menyekolahkan anak mereka di rumah karena sekolah di sana adalah lembaga yang tempat dan efektif untuk berdagang narkoba, kejadian ktd (kehamilan yang tidak diinginkan), dan perilaku kekerasan dan penindasan terhadap remaja –seperti kasus STPDN dulu mungkin ya?-.</p>
<p>Perkembangan Pendidikan Alternatif<br />
Bentuk pendidikan alternative tertua yang dikelola masyarakat untuk masyarakat adalah Pesantren. Diperkirakan dimulai pada abad 15, kali pertama dikembangkan oleh Raden Rahmad alias Sunan Ampel. Kemudian muncul pesantren Giri oleh Sunan Giri, pesantren Demak oleh Raden Fatah dan Pesantren Tuban oleh Sunan Bonang.</p>
<p>Selain pesantren, Taman Siswa didirikan pada tahun 1922. Selain Taman Siswa, Mohammad Syafei membuka sekolah di Kayutaman. Sekolah dengan semboyan, “Carilah sendiri dan kerjakanlah sendiri”. Siswa diberi keterampilan untuk membuat<br />
sendiri meja dan kursi yang digunakan bagi mereka belajar. Namun Belanda telah membumihanguskan sekolah tersebut.</p>
<p>Sekolah Laboratorium IKIP Malang, lebih dikenal sebagai Sekolah Laboratorium Ibu Pakasi (SLIP) karena sekolah ini dipimpin oleh Prof. Dr. Supartinah Pakasi. Sekolah yang didirikan pada tahun 1967 yang dimulai dari pendirian Taman Kanak-kanak dan pendidikan dasar. Sekolah ini disebut juga SD 8 tahun karena memberikan pendidikan dasar setingkat SMP dalam waktu delapan tahun. Sekolah ini menarik perhatian baik pendidik dari dalam dan luar negeri.</p>
<p>Namun apa yang telah dibangun Ibu Pakasi harus diberhentikan tahun 1974 karena harus mengikuti program baku pemerintah dalam bentuk Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP). Sedangkan proyek ini belum pernah dipastikan berhasil namun harus menenggelamkan usaha yang bertahun-tahun berhasil dan teruji efektivitasnya. Hal ini merupakan intervensi yang berlebihan dari pemerintah dan patut disesalkan.</p>
<p>Tahun 1972 dalam rangka kerja sama SEAMEO INNOTECH Center diselenggarakan suatu model pendidikan dasar yang disebut IMPAC (Instruction Managed by Parent,<br />
Community, and Teacher) yang di Indonesiakan dengan istilah PAMONG (Pendidikan Anak oleh Masyarakat, Orang Tua, dan Guru). Proyek ini dilaksanakan di desa Alastuwo dan Kebakramat kabupaten Sukoharjo, Surakarta dibawah koordinasi Badan Pengembangan Pendidikan (sekarang menjadi Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan) dan pelaksana lapangan adalah tim IKIP Yogyakarta cabang Surakarta (yang kemudian menjadi Universitas Negeri Sebelas Maret).</p>
<p>Sistem Pamong dinilai berhasil karena siswa-siswanya lulus EBTA sekolah regular, dan bahkan program ini diikuti dan diikuti dan telah meluluskan sejumlah orang tua/dewasa yang belum pernah berkesempatan menamatkan pendidikan dasar.</p>
<p>Namun program ini terpaksa dihentikan karena adanya kebijakan pemerintah berupa SD Inpres, selain itu program PAMONG ini dianggap telah melanggar ketentuan batas usia anak sekolah dasar 6 s.d 15 tahun dengan diberikannya kesempatan orang dewasa mengikuti program tersebut.</p>
<p>Lain cerita, tahun 1974 Direktorat Pendidikan Masyarakat pada Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan Olahraga mengembangkan paket belajar pendidikan dasar bagi orang dewasa. Paket ini disebut KEJAR Paket A (kemudian disusul dengan Paket B) Kejar yang merupakan akronim dari Kelompok Belajar atau Bekerja dan Belajar dimaksudkan mengejar “ketertinggalan”.</p>
<p>Paket A terdiri dari 100 buku modul yang disusun membawa pelajaran dasar membaca, menulis, berhitung, bahasa Indonesia, kewarganegaraan dan keterampilan sebenarnya mengangkat pendidikan life skill dari masyarakat. Semula program ini dilaksanakan di tempat-tempat informal seperti balai desa dan masjid dengan pendekatan kemasyarakatan, namun tragis nasibnya, dengan adanya kebijakan pemerintah mengenai Wajib Belajar Sembilan Tahun, maka pendekatan kemasyarakatan dengan sifat fungsional dan life skill ini harus digantikan dengan kurikulum baku Sekolah Dasar.</p>
<p>Timbul gonjang-ganjing karena meluapnya lulusan Sekolah Dasar dan tidak tertampung di SMP regular dan menimbulkan keresahan sosial maka tahun 1979 dirintis SMP Terbuka oleh Pustekkom Dikbud. SMP Terbuka dinilai sangat berhasil karena telah dilaksanakan di seluruh propinsi dan tercatat pada tahun 1998/1999 telah dikembangkan di 2.356 lokasi dengan siswa lk 280.000 orang. SMP Terbuka sekarang telah dikembangkan menjadi SMU Terbuka .</p>
<p>“Universitas Tikyan” merupakan satu sebutan pendidikan bagi anak-anak jalanan di daerah Yogyakarta tahun 1988 namun baru beroperasi tahun 1996 oleh Yayasan Humana). Istilah Tikyan ini dipopulerkan oleh wartawan Media Indonesia yang merupakan singkatan “sitik-sitik lumayan” Berbagai macam keterampilan di ajarkan oleh kampus ini seperti membatik, kerajinan tangan, membuat kertas daur ulang kerajinan kayu, melukis dan lain-lain. (Media Indonesia, Minggu 25 Oktober 1998:9). Kampus Tikyan tentu saja tidak menerbitkan ijasah karena tujuan pendidikan mereka adalah memanusiakan manusia. Pendidikan semacam Tikyan yang juga disebut rumah singgah tentu sangat banyak di Indonesia.</p>
<p>Pengalaman saya ketika di kampus IKIP Jakarta adalah kami menjalankan pendidikan Taman Kanak-Kanak Keliling (TK Keliling) lewat Unit Kegiatan Mahasiswa kami. TK Keliling ini didirikan tahun 1982 dan syukur alhamdulillah masih terus berjalan hingga kini. Tujuan TK Keliling adalah mengenalkan pendidikan dini bagi anak-anak di daerah tertinggal atau slum area (belum pernah kan ngerasain dicium murid dengan ingus yang terus ngalir? hehehe…)</p>
<p>Mengenai Pendidikan di Rumah (Home Schooling/Home Based Schooling) di Indononesia saya belum mendapat data yang pas, meskipun saya yakin pendidikan tersebut telah ada dan berkembang di Indonesia. Namun saya sempat mencatat, kelompok masyarakat yang menyelenggarakan Home Schoolingdi Indonesia adalah Kelompok Musik Sufi Debu yang dipimpin oleh Syeh Yusuf. Mereka menyelenggarakan sendiri pendidikan bagi keluarga dan anak mereka.</p>
<p>Kalau di Amerika Home Schooling telah dilaksanakan baik lokal maupun nasional. Organisasi Home Schooling yang bersifat nasional di Amerika (Amerika Utara) adalah: Islamic Home School Association of North America ((IHSANA), Jewish Home Educator’s Network, and National Institute for Christian Home Education.</p>
<p>Disarikan dari: Artikel Kuliah; Pendidikan Alternatif Sebuah Agenda Reformasi, Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (1999)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rudiy4.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rudiy4.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rudiy4.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rudiy4.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rudiy4.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rudiy4.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rudiy4.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rudiy4.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rudiy4.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rudiy4.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rudiy4.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rudiy4.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rudiy4.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rudiy4.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=16&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/pendidikan-alternatif-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f109d063733b656d9c55c41f7204481?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rudiy4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dia adalah Guru Kita</title>
		<link>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/dia-adalah-guru-kita/</link>
		<comments>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/dia-adalah-guru-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 23:25:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rudiy4</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rudiy4.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[ibu bapak guru Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku Sbagai prasasti trimakasihku ‘tuk pengabdianmu Engkau sbagai pelita dalam kegelapan Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa Biarpun masih muda, mukanya selalu murung menatap masa depan. Menghitung gaji bulan depan yang sudah habis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=14&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ibu bapak guru<br />
Namamu akan selalu hidup<br />
dalam sanubariku</p>
<p>Semua baktimu akan kuukir<br />
di dalam hatiku<br />
Sbagai prasasti trimakasihku<br />
‘tuk pengabdianmu</p>
<p>Engkau sbagai pelita<br />
dalam kegelapan<br />
Engkau laksana embun penyejuk<br />
dalam kehausan<br />
Engkau patriot pahlawan bangsa<br />
tanpa tanda jasa</p>
<p>Biarpun masih muda, mukanya selalu murung menatap masa depan. Menghitung gaji bulan depan yang sudah habis dihutang. Sialnya lagi, sekolah tempatnya mengajar, semalam baru saja roboh tidak kuat menahan usianya.<br />
<span id="more-14"></span><br />
Sejak semalam matanya tidak mau dipicingkan, teringat akan murid-muridnya menghadapi Ujian Nasional sebentar lagi. Bukannya dia yang malas atau murid-muridnya bodoh, sebab semua cara dia sudah lakukan untuk mengajar. Tapi apalah daya, mengajar sepak bola, bola sekolah yang sudah di janjikan sejak tahun lalu belum lagi datang. Mengajar Biologi, -itu pun terpaksa dia kerjakan karena di sekolahnya tidak ada guru biologi- inginnya mengajar mikrobiologi, apa daya, terakhir menggunakan mikroskop itu pun semester 4 di kampusnya berapa tahun lalu, sedangkan siswa-siswanya hanya mendengarkan dongengnya saja tentang kehidupan mikroba.</p>
<p>Wajahnya semakin letih, semakin letih…</p>
<p>***</p>
<p>Saya rasa cerita diatas sudah sering kita dengar keluar masuk telinga kita. Ya, dia adalah guru-guru kita, guru-guru bangsa yang letih ini.</p>
<p>Sementara kerusakan sarana &amp; prasarana pendidikan semakin parah, tiap hari kita dengar bahwa gedung sekolah roboh, keselamatan guru dan murid pun terancam, ini jelas perlu tindakan segera dari pemerintah. Kurangnya guru di desa karena pindah ke sekolah yang lebih bonafide atau pindah profesi karena gaji yang diterima sebagai guru tidak cukup. Siswa yang semakin sedikit akibat urbanisasi. Buruknya birokrasi. Mental feodal di kalangan birokrat dan mental penjilat dikalangan karyawan menambah runyamnya suasana kemerdekaan berkreasi di dunia pendidikan. Kesejahteraan, dimana dijanjikan bahwa anggaran pendidikan sebesar 20% pada kenyataannya tidak sekaligus dilaksanakan.</p>
<p>Entah sampai kapan masalah ini akan terus bergulir dan terus berlanjut. Namun gerakan pemikiran progresif semakin meningkat di berbagai komunitas, namun masih perlu publikasi dan kerja nyata di masyarakat dan memperlihatkan langkah nyata bahwa mereka tulus untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia tercinta ini.</p>
<p>Semoga bangsa ini memahami…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rudiy4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rudiy4.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rudiy4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rudiy4.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rudiy4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rudiy4.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rudiy4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rudiy4.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rudiy4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rudiy4.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rudiy4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rudiy4.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rudiy4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rudiy4.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rudiy4.wordpress.com&amp;blog=5288571&amp;post=14&amp;subd=rudiy4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rudiy4.wordpress.com/2008/10/26/dia-adalah-guru-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f109d063733b656d9c55c41f7204481?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rudiy4</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
